Sudahkah kita beramal hari ini? (review Ramadhan)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia,

karena pada bulan ini, setiap amal perbuatan yang kita

lakukan mendapat pahala yang berlipat ganda.

Sehingga setiap orang berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan.

Lalu bagaimana dengan bulan-bulan yang lain?

Apakah hanya pada bulan ini saja kita beramal??

Satu hal yang nyata terjadi di negeri kita ini,orang hanya

ingat berbuat baik pada bulan puasa saja.

Coba bayangkan, seandainya setiap hari kita mampu beramal,

dengan kata lain, selain melakukan amalan pribadi, kita

juga dapat melakukan amalan untuk kemaslahatan ummat,

yaitu Bersedekah.

Sebuah pertanyaan siapa sih yang tidak mau bersedekah??

Tentu batin kita selalu berbisik, bahwa setiap saat kita ingin

selalu menyedekahkan sebagian dari harta yang kita miliki.

Tetapi terkadang hati ni juga berbisik, bagaimana aku mau bersedekah??

untuk memenuhi kebutuhan hidupku saja aku tidak bisa.

Nah, apakah pertanyaan ini terus membayangi anda?

Lalu bagaimana solusi anda??

Seandainya pada saat yang bersamaan juga anda membutuhkan dana, yang

harus anda penuhi, apa yang akan anda lakukan??

Saudaraku, ingatlah, bahwa Allah Yang Maha Kuasa telah menciptakan

manusia sebaik-baik bentuk.

Baik dari segi intelektual, emosional dan spiritual.

Nah, sekarang bagaimana dari ketiga kecerdasan tersebut, kita mulai

berfikir dan memanage diri, bahwa hidup yang sementara ini,

harus diisi dengan amalan-amalan baik secara personal maupun universal.


Sebuah Ilustrasi.

Dari beberapa pertanyaan di atas, apakah anda sudah dapat

menemui jawabannya??

Disini saya akan mencoba memberikan sedikit ilustrasi:
"Apa yang anda lakukan ketika anda mempunyai uang hanya
Rp. 15.000, sementara dengan uang tersebut anda dapat
memenuhi kehidupan anda dan juga sekaligus beramal"

Atau dengan kata lain apakah uang tersebut mampu anda investasikan
dan juga sekaligus dapat anda sedekahkan??

ya, kebanyakan orang akan berfikir bahwa klo mau investasi, harus
dengan modal yang besar, agar mendapatkan hasil yang besar pula.

dan kebanyakan juga orang akan berfikir, biar az sedekah sedikit
yang penting ikhlas.
Nah, klo hati kecil anda ditanya, sebenarnya anda ingin
bersedekah Rp. 500 atau Rp. 50.000 atau bahkan lebih??

Memang, jika ditinjau secara spiritualis, materi hanyalah
hal semu belaka, tetapi dibalik itu semua, jika kita dapat
mengelola materi dalam hal spiritual, hal tersebut sangat
luar biasa.

Vini, Vidi, Vici

Itulah sebuah kenyataan dari perwujudan keyakinan.

Ya, saya datang, saya lihat dan saya menang.

Ketiga kata ini adalah satu bentuk kekuatan penuh

yang tidak bisa dipisahkan.

Dibalik kecanggihan teknologi informasi saat ini

kata-kata tersebut bukanlah untuk melakukan peperangan

secara nyata lagi.

Tetapi untuk menaklukkan diri kita agar tidak tertinggal

dan tertindas.


Apa maknanya??

Jika anda sudah datang = mengetahui sejauh mana kemampuan anda,

sudah melihat = anda sudah tau kelemahan anda, maka anda harus

menang = mulailah action!!


Bagaimana caranya??

Lakukan dari hal yang terkecil, yang termudah dan nantinya
dapat berkelanjutan.

Yaitu mulailah dari apa yang anda punya.

Walaupun anda hanya mempunyai Rp. 15.000,

tetapi anda tau caranya, maka anda akan mengetahui

sendiri apa jawabannya.

Disini saya hanya coba membantu,jikalau melalui hal ini

saya mendapatkan keuntungan, maka anda juga akan mendapatkannya

jika melakukan hal yang sama seperti saya.


Sederhananya, jika anda berbuat baik, maka anda akan mendapatkan yang baik pula

Sebuah pepatah menyatakan " Apa yang engkau tanam, maka itulah yang akan engkau tuai"

Semoga tulisan ini dapat membantu kita untuk tetap berusaha dan beramal.

"Hidup hanya sementara, maka isilah kesementaraan hidup ini dengan hal yang bermakna"




' sering sekali sebuah perubahan diawali dengan persepsi, jika persepsi tersebut baik,
maka kebaikanlah yang kita terima, tetapi jika persepsi tersebut buruk, maka keburukanlah
yang kita terima juga'

0 komentar:

Posting Komentar